dinihari yang menyingsing senja,
aku ternanti kepulangannya,
meniti masa perjalanan,
meniti saat pertemuan,
malam memanggil tiba,
aku menanti saatnya perancangan,
namun apakan daya,
aku hanyalah sang primadona,
yang harus mengikut kemahuan tuannya.
hati merintih hati meronta
hati terpalit rasa yang lara,
belum bersediakah aku,
menjadi seorang patuh jiwanya.
aku hanya ingin dilihat terbaik,
menjaga dan memimpin hati,
namun aku hanyalah primadona lara,
tiada beremas tiada berintan.
bahu kiri menimang saat lahirnya ku kedunia,
bahu kanan mendukungku dengan setia,
apabila timbangan kanan melebihi kiri,
apabila kiri mengharapkan lebih.....
aku terperangkap dalam jerangkap,
untuk mengimbangi bahuku sendiri,
apakah aku yang belum tersedar,
atau hanya sekadar menguji...
harapanku kanan bersatu kiri,
agar aku bisa mengimbangi,
membina kehidupan abadi,
yang sejahtera dan harmoni..
hidup jangan bertuankan ego,
ego jangat bertuankan syaitan,
silaturrahim sebagai peneguh,
bahagia hidup mati didoakan.........
No comments:
Post a Comment